Masih tersisa rintih yang takkan enyah
ada isak menahan sesak
pasrah dalam kalah
payah
Ia masih saja hidup dalam lalu
menyimpan pilu
menahan nyilu
memendam amarah
memupuk resah
Ia masih saja hidup dalam lalu
mendamba haru
memeluk erat
menutup telinga rapat-rapat
Ia masih saja hidup dalam lalu
menyimpan pilu
memendam gemuruh
lalu berpura-pura tenang dalam bayang
Ia masih saja hidup dalam lalu
tak merelakannya berlalu
tak membiarkannya mengadu
bungkam....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar