Kamis, 08 Maret 2012

Resensi Film North Country

       Josey, perempuan yang memilih pergi saat pasangannya Wayne melakukan kekerasan terhadapnya. Ia memiliki dua orang anak yang tidak tau siapa ayah kandungnya, perempuan dengan riwayat masa lalu yang rumit.  Seakan menyudutkan setiap lakunya untuk berbuat sesuatu, sampai dia bertemu dengan Glory, perempuan pertama yang bekerja di tambang dan menawarinya untuk bekerja di tempat yang sama. Namun ayahnya menolak keras ketika ia meminta pendapat padanya untuk bekerja di tambang di tempat ayahnya bekerja pula.
      Hari pertama, memulai untuk mengenal lokasi tambang dimana ia akan ditempatkan. tiba-tiba ia bertemu dengan teman dekatnya saat di SMA, Bobby Sharp-yang kemudian memilihnya untuk bekerja di bagian pasir. Beberapa kali ia mengalami pelecehan seksual di tempat ia bekerja, begitu juga teman-temannya yang lain. Anehnya, mereka semua memilih diam dan tidak melaporkannya. mereka butuh pekerjaan itu, walaupun di tempat mereka bekerja mereka tidak dihargai sebagai perempuan, dilecehkan dan dipermainkan.
     Josey yang geram kemudian melaporkan tindakan-tindakan tidak senonoh itu pada atasannya, namun respon yang didapat tak seperti yang ia harapkan. atasannya justru menuduhnya sebagai perempuan penggoda yang hobby tidur dengan laki-laki beristri. Josey tak punya pilihan lain, ia pun butuh pekerjaan itu dan hal tersebut juga yang membuat kawan-kawannya bungkam dan menolak untuk melaporkan kejadian yang mereka alami.
     mengungkap riwayat masa lalunya, menanyakan siapa ayah sammy (anak pertamanya). dan Ia hanya menjawab ia tidak tau siapa ayah sammy, dan tiba-tiba pengacara memanggil seorang saksi-seorang guru SMA Josey yang dulu pernah punya hubungan khusus dengannya (menurut cerita bobby). Saat pengacara menanyakan perihal sejauh mana hubungan Josey dengan sang guru, tak disangka saat usianya 16 tahun sang guru memperkosanya, dan Bobby yang mengetahui peristiwa itu memilih untuk lari dan pergi begitu saja.
    dari pengakuan itulah ayah josey mulai mengerti, josey tidak hamil bukan karna sering berhubungan intim dengan banyak pasangan sehingga ia tidak tahu siapa ayah sammy. tapi ia menutupi rahasia kekerasan yang ia alami serapat mungkin, tiba-tiba saja ayah josey beranjak dan menghampiri Mr.L guru SMA Josey dan josey-pun memilih pergi meninggalkan ruangan karna tidak tahan menahan kemuakkan yang sudah sangat lama ia telan. Josey semakin goyah saat pengacara dari tempat ia bekerja menunding hal-hal yang bersifat pribadi untuk melemahkan laporan josey. sebab keluhan hanya datang dari dia, dan teman-teman perempuan yang lain memilih bungkam dan tidak mengeluh didepan pengadilan.
    Hingga akhirnya ..... yang sakit turut bersuara untuk mendukung josey, kemudian seluruh orang dalam ruang sidang pelan-pelan berrdiri dan memberi dukungan pada josey

Tidak ada komentar:

Posting Komentar