maka biarlah aku berlalu
mencari sosok agung dalam peraduanku
maka pelan... semua kembali pada masa itu
manusia kerdil berwajah manis
tak pernah lelah di derai tangis
terus saja mengintip semak-semak catatan bergaris
mencari celah getir hati yang sempat teriris
dia masih rindukan senja
dia masih memendam iba
dan dia...
masih seperti daun kering yang runtuh diterpa angin
berlari-lari tanpa pondasi
berhenti dalam lelah dan gundah
kemudian kembali menjaga senyumnya agar tetap merekah
tapi dia....
tak pernah tau apa arti setiap senyum yang ia pancarkan
tak pernah tau tangis yang ia cucurkan
tak pernah tau arti angan yang ia lamunkan
hanya berharap...
suatu saat akan ada yang datang
membawa sejuta keyakinan atas semua yang diragukan
bukan untuk malam
12 April 2010

Tidak ada komentar:
Posting Komentar