Minggu, 16 September 2012

PERBEDAAN, CIPTAAN TUHAN?


     Sering saya berfikir, kenapa tuhan menciptakan perbedaan? Ada laki-laki dan perempuan, baik dan buruk, kaya dan miskin, cantik dan jelek, bodoh dan pintar, juga kawan-kawannya yang lain. Seolah-olah hanya orang-orang yang beruntung “yang katanya disayang tuhan” lah yang selalu  merasakan bagaimana berada pada posisi yang unggul. Apa iya? Hal ini juga yang kadang membuat saya semakin lama memutar otak, apa tujuan tuhan membuat perbedaan? Kalau itu justu membuat orang jadi merasa “Tuhan tak adil” membeda-bedakan manusia yang Dia ciptakan sendiri. Mengkotak-kotakkan manusia menjadi golongan-golongan yang tak seimbang, betapa tidak beruntungnya orang yang miskin, jelek dan tak pernah merasakan indahnya dunia kemudian masuk neraka karna semasa hidupnya berbuat jahat demi mendapat sesuap nasi untuk menyambung hidup. Hanya bisa menghela nafas, dan berkata “betapa tidak beruntungnya mereka yang tak dapat kesempatan merasakan nikmatnya susu dan roti setiap hari”. Bekerja keras dengan hasil yang tak seimbang, “pernah lihat atau merasakan fenomena_kerja didalam ruangan ber-AC lebih banyak gajinya daripada kerja diluar ruangan yang bisa jadi mengeluarkan lebih banyak keringat dan tenaga?”. Mengingatkan saya kepada seseorang yang terus saja memaksa untuk memecahkan teka-teki hidup “kenapa saya miskin? karna saya bodoh, dan kenapa saya bodoh? karna saya miskin” menjadi sebuah lingkaran yang terus saja berputar, dan tidak tau kapan selesai. Sepertinya orang bodoh memang ditakdirkan miskin, begitu juga sebaliknya.
     Apapun yang terjadi semuanya takdir tuhan, hanya manusia sendiri yang bisa merubahnya. Bagaimana kalau manusia sudah berusaha merubah tapi tak juga mengalihkan arus hidup yang membelit? Takdirkah? Atau tuhan memang pilih kasih dalam menciptakan manusia?
Entahlah!!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar