Senin, 17 Desember 2012

Merinduimu Bunda

Entah sekuat apa kasihmu berpadu
Hingga setiap detik resahku engkau tau
Setiap jengkal langkahku kau mengikutiku
dan setiap hembus nafasku ku yakini ada cintamu

Kau orang pertama yang resah saat aku merasa susah
meski bibir tak pernah berucap gundah
Kau orang pertama yang memintaku
Menilai setiap pilihanku dan terdiam saat gumam tak lagi di dengarkan
Hanya berdo'a, semoga Tuhan memberikan jalan
dan kejahatanku, tak pernah menjumpaimu di ujung waktu
tak pernah mengucap maaf atas ketidak taatanku
dan tidak berterimakasih atas hari yang terus saja kau isi

Aku merinduimu bunda
Rindu yang tak terjelajah
Rindu yang terjajah
Rindu yang ingin segera tumpah
Terimakasih bunda...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar