Tidak menyangka, waktu 1 tahun begitu cepat berlalu. Rasanya masih kemarin
kami bercengkrama, ngobrol-ngobrol perihal kegelisahan dan bernostalgia
kira-kira bulan maret 2012 silam. Masa berproses dan berjuang bersama yang tak
lagi kami rasakan, suasana keakraban dan persahabatan yang lama tidak menyentuh
kami. Kami adalah orang-orang yang masih peduli dengan PMII walaupun kami
ditengah-tengah ketidak pedulian. Sampai muncul pikiran nakal untuk membuat
lembaga baru yang akhirnya dinamai JPP (jaringan perempuan PMII). Forum
komunikasi yang di rancang minimalis namun punya harapan kuat untuk tetap
menyambung ikatan terhadap PMII walaupun kami tidak 'lagi' dalam struktur PMII.
Jaringan Perempuan PMII, nama
yang diharapkan cukup mengakomodir para kader Perempuan, walaupun masih belum
terpikirkan akan merangkul sampai mana, entah Semarang entah Jawa Tengah
biarkan nanti waktu yang membantu mengarahkan. Beberapa waktu paska kami asyik
membicarakan nama lembaga, beberapa kali kami melakukan pertemuan lagi untuk
membahas visi dan misi, berawal dari membuat list sampai nembusi masing-masing
angkatan di masing-masing rayon. Walaupun memang tidak bisa maksimal, hanya
punya list dan selalu terganjal persoalan waktu. Kami pun mengalami masa surut,
masa dimana tidak ada semangat untuk melanjutkan. Namun curhatan-curhatan kecil
tentang perkembangan PMII tetap berusaha kami ikuti, sampai pada akhirnya
seorang sahabat mengajak ngobrol dan 'curhat' perihal kader perempuan yang 'mengkeret'
akhir-akhir ini. Walaupun dia laki-laki tapi dia sangat ingin melihat
kader-kader perempuan punya semangat kuat untuk bergerak dan kepeduliannya
terhadap kader-kader perempuan patut diacungi jempol. Sampai pada akhirnya,
curhatan tersebut menjadi sebuah inisiatif untuk mengadakan sebuah pertemuan
besar pertama yang diadakan di perum pondok ngaliyan asri dengan tujuan
memperkenalkan JPP sekaligus mendengar aspirasi kader-kader perempuan dan
saling memotivasi. Kebetulan saat itu sedang ramai-ramainya Pemilwa (Pemilu Mahasiswa)
di kampus, dan ada beberapa kader perempuan yang sedang galau dengan proses
pencalonan.
Dari pertemuan tersebut
akhirnya disepakati program rutin dua mingguan, agar tetap terjaga komunikasi
diantara kader-kader perempuan. Tidak terasa setahun sudah lembaga ini berdiri,
bergulat dan terus mencoba melebarkan sayap menghimpun kekuatan untuk tetap
bersuara. Dan puji syukur kehadirat Tuhan YME pada hari ini kami dapat
melaksanakan rangkaian acara harlah JPP yang pertama dengan Diskusi publik yang
mengambil tema 'partisipasi perempuan dalam pilgub Jawa Tengah 2013
menghasilkan sistem pemerintahan dan kebijakan yang melindungi hak-hak
perempuan' yang didukung oleh KPU jawa tengah, LRC-KJHAM dan Aliansi Jurnalis
Independen (AJI) yang kemudian dilanjutkan dengan Bedah Film 'Iron Jawed
Angels' yang didukung oleh UKM Aniswa dan PSGA IAIN. Selamat ulang tahun JPP,
semoga menjadi lembaga yang tetap menjaga eksistensi PMII dan mendengar serta
kritis dalam menyikapi realitas sosial di sekitar. Tak lupa terima kasih yang
tulus kami sampaikan kepada pihak-pihak yang mendukung, satu hal yang harus
digaris bawahi JPP bukan bermaksud menjadi lembaga pembanding KOPRI di
komisariat, cabang maupun korcab. JPP hanyalah lembaga yang bertujuan menjaga
komunikasi dan merangkul kader-kader yang masih peduli dengan PMII karna tidak
dapat dipungkiri, kader PMII terlalu banyak dan tidak semua bisa berkesempatan
mengisi di struktur PMII. Kritik dan saran untuk kemajuan JPP masih sangat kami
butuhkan, mari tetap kepalkan tangan dan maju ke muka. Salam Pergerakan!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar