Rabu, 06 Maret 2013

Sekilas tentang Jaringan Perempuan PMII



Tidak menyangka, waktu 1 tahun begitu cepat berlalu. Rasanya masih kemarin kami bercengkrama, ngobrol-ngobrol perihal kegelisahan dan bernostalgia kira-kira bulan maret 2012 silam. Masa berproses dan berjuang bersama yang tak lagi kami rasakan, suasana keakraban dan persahabatan yang lama tidak menyentuh kami. Kami adalah orang-orang yang masih peduli dengan PMII walaupun kami ditengah-tengah ketidak pedulian. Sampai muncul pikiran nakal untuk membuat lembaga baru yang akhirnya dinamai JPP (jaringan perempuan PMII). Forum komunikasi yang di rancang minimalis namun punya harapan kuat untuk tetap menyambung ikatan terhadap PMII walaupun kami tidak 'lagi' dalam struktur PMII.
      Jaringan Perempuan PMII, nama yang diharapkan cukup mengakomodir para kader Perempuan, walaupun masih belum terpikirkan akan merangkul sampai mana, entah Semarang entah Jawa Tengah biarkan nanti waktu yang membantu mengarahkan. Beberapa waktu paska kami asyik membicarakan nama lembaga, beberapa kali kami melakukan pertemuan lagi untuk membahas visi dan misi, berawal dari membuat list sampai nembusi masing-masing angkatan di masing-masing rayon. Walaupun memang tidak bisa maksimal, hanya punya list dan selalu terganjal persoalan waktu. Kami pun mengalami masa surut, masa dimana tidak ada semangat untuk melanjutkan. Namun curhatan-curhatan kecil tentang perkembangan PMII tetap berusaha kami ikuti, sampai pada akhirnya seorang sahabat mengajak ngobrol dan 'curhat' perihal kader perempuan yang 'mengkeret' akhir-akhir ini. Walaupun dia laki-laki tapi dia sangat ingin melihat kader-kader perempuan punya semangat kuat untuk bergerak dan kepeduliannya terhadap kader-kader perempuan patut diacungi jempol. Sampai pada akhirnya, curhatan tersebut menjadi sebuah inisiatif untuk mengadakan sebuah pertemuan besar pertama yang diadakan di perum pondok ngaliyan asri dengan tujuan memperkenalkan JPP sekaligus mendengar aspirasi kader-kader perempuan dan saling memotivasi. Kebetulan saat itu sedang ramai-ramainya Pemilwa (Pemilu Mahasiswa) di kampus, dan ada beberapa kader perempuan yang sedang galau dengan proses pencalonan.
      Dari pertemuan tersebut akhirnya disepakati program rutin dua mingguan, agar tetap terjaga komunikasi diantara kader-kader perempuan. Tidak terasa setahun sudah lembaga ini berdiri, bergulat dan terus mencoba melebarkan sayap menghimpun kekuatan untuk tetap bersuara. Dan puji syukur kehadirat Tuhan YME pada hari ini kami dapat melaksanakan rangkaian acara harlah JPP yang pertama dengan Diskusi publik yang mengambil tema 'partisipasi perempuan dalam pilgub Jawa Tengah 2013 menghasilkan sistem pemerintahan dan kebijakan yang melindungi hak-hak perempuan' yang didukung oleh KPU jawa tengah, LRC-KJHAM dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) yang kemudian dilanjutkan dengan Bedah Film 'Iron Jawed Angels' yang didukung oleh UKM Aniswa dan PSGA IAIN. Selamat ulang tahun JPP, semoga menjadi lembaga yang tetap menjaga eksistensi PMII dan mendengar serta kritis dalam menyikapi realitas sosial di sekitar. Tak lupa terima kasih yang tulus kami sampaikan kepada pihak-pihak yang mendukung, satu hal yang harus digaris bawahi JPP bukan bermaksud menjadi lembaga pembanding KOPRI di komisariat, cabang maupun korcab. JPP hanyalah lembaga yang bertujuan menjaga komunikasi dan merangkul kader-kader yang masih peduli dengan PMII karna tidak dapat dipungkiri, kader PMII terlalu banyak dan tidak semua bisa berkesempatan mengisi di struktur PMII. Kritik dan saran untuk kemajuan JPP masih sangat kami butuhkan, mari tetap kepalkan tangan dan maju ke muka. Salam Pergerakan!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar