Minggu, 20 Januari 2013

Backpacker Karimun 3

     31 Desember 2012, petualangan menyusuri pulau dimulai. Awal perjalanan yang panjang, kami turun dulu di dermaga untuk menaruh barang di penginapan. Mengirit beban agar tidak terlalu banyak yang dibawa, dan saatnya berpetualang. Pulau pertama yang dituju adalah pulau gosong, pulau yang hanya terdapat beberapa meter pasir yang dikelilingi laut. Katanya kalau cuaca sedang bagus kita yang berkunjung harus siap gosong karna sama sekali tidak ada pohon, pulau yang unik. Lanjut ke pulau berikutnya pulau yang 'guide'nya bilang ada banyak ikan disana dan asyik untuk foto-foto di dasar laut, sayang... ombak laut sedang tidak mendukung. Lokasi yang seharusnya indah itu tidak bisa dinikmati karna ombak masih sangat garang. Akhirnya kami berpindah ke lokasi yang agak tenang dan berfoto-foto di dasar laut, satu persatu mulai bergaya dan belajar menyelam tanpa pelampung. Pengalaman yang menyenangkan dan cukup memuaskan...
     Perjalanan berlanjut, si jhon mulai mengabarkan bahwa kita akan di pulau tempat kita akan makan. Harga makanan disana tiga kali lipat dari harga biasa, jadi kita akan memasak. beramai-ramai kami berjalan ke pulau sambil membawa bahan makanan yang sudah disiapkan. Kami mencari tempat, duduk-duduk sambil menunggu yang lain datang sembari menikmati aroma ikan bakar yang asapnya berhamburan. Ada yang sudah mulai lahap dengan makanannya, ada juga yang sedang asyik membakar ikan... semua sudah berkumpul dan ternyata, tak ada kompor. What? kita mau masak pakai apa? Akhirnya mas Qhaslim dengan sigap mencari patahan daun kelapa dan mulai membakarnya. Kami mulai buka bekal yang kami bawa, tak ada beras.. teriakan lagi yang muncul, kita akan makan apa kalau nggak ada beras. makan mi lagi? Haduh... nasib buruk. Kami memaksa 1 teman kami lagi untuk mengecek lagi di kapal, dan ketemu gas beserta berasnya. Senyum kecil mulai mengembang, 'sepertinya kita masih punya telur dan beberapa bahan yang lain lagi'  ingatku.. dan akhirnya satu teman lagi berlari ke kapal dan mengecek lagi. Sambil menunggu kami memasak beras yang sama sekali tidak dicuci dulu, alah nggak di cuci juga enak.. Haha, memasak sambil menggila. Tiba-tiba ada bapak-bapak memanggil kami, dia bilang 'ini lho ada sisa nasi dan ikan' mata kami langsung saling melirik sambil malu-malu kucing. Ahay, dapat rejeki.. Sepertinya mereka kasihan karna melihat kami memasak padahal yang lain sudah langsung makan saja. Tiba-tiba tim pencari sisa bekal makanan yang tertinggal di kapal datang, dan ketemu semua bekal yang sudah disiapkan, Aseeekkk.
     Tidak puas dengan sisa makanan yang diberikan kepada kami, bapak-bapak yang tadi bersama teman-temannya lagi memanggil kami 'ini lho masih ada banyak nasi, ikannya juga masih' cihirrr, pesta besar.

1 komentar:

  1. Sampai ketemu yach, di Petualangan berikutnya, alam ini akan menyatukan kita semua

    BalasHapus