Selasa, 20 Maret 2012

Perang Batin

Lantas aku menghujat
meneriakki tokoh-tokoh bejat
bermain-main diatara pesakitan
tertawa riang di balik tangisan
sepertinya duniaku sedang tak baik
merusak tatanan hati
dan aku mulai terusik

Perang batin
memupuk aroma getir yang semakin terasa getir
tak mudah menyingkir
penuh amarah
dan tak ingin pasrah

Penuh sesak
dan aku mendengar dunia terisak
seakan tak tahan menahan beban
seakan tak kuat untuk mengangkat

ijinkan aku
membenci dalam batas waktu
hingga semuanya kembali
hanya ada aku
dan tokoh-tokoh yang sebentar lagi mati

Semarang, 21 Maret 2012
Diamond

Tidak ada komentar:

Posting Komentar