Senin, 07 Januari 2013

Backpacker Karimun 1

     28 Desember 2012 tepatnya jam 10 malam, kami sebagian rombongan dari semarang dan jogja mulai mengawali perjalanan kami ke jepara setelah beberapa kawan berangkat duluan untuk mengurus tiket. Perjalanan malam yang cukup mengkhawatir ketika kami berhenti sejenak untuk mengisi perut dan ternyata 2 kawan kami sakit, mungkin masuk angin karna musim memang sangat tidak bersahabat. Setelah makan kami melanjutkan perjalanan lagi, beberapa kali kami terpaksa berhenti tiba-tiba karena kawan kami merasa ingin muntah dan beristirahat dan sungguh, ini membuat kami berpikir untuk melanjutkan perjalanan kembali. Sampai pada akhirnya, kurang lebih pukul 12 kami memutuskan untuk beristirahat di teras Masjid Agung Demak mempertimbangkan kondisi fisik 2 teman kami yang tidak mungkin dipaksakan lagi. Biar istirahat sejenak memulihkan kondisi tubuh yang lelah dan tidak fit.
     29 Desember 2012 pukul 3 kami mulai melanjutkan perjalanan lagi setelah sebelumnya kawan kami yang ngantri tiket memberi kabar kalau jam 4 kami harus sudah di lokasi. Jam setengah 5 kami baru sampai pom bensin setelah desa Troso, kami istirahat untuk sholat subuh sambil memastikan rute perjalanan dan tiket. Jam 6 pagi kami sampai di Dermaga dan sungguh berita pelik yang kami dapatkan, tiket belum ditangan.. teman kami jhon sudah mengantri sejak jam 3 pagi di loket antrian yang belum buka dan sudah dengan antrian panjang, ternyata ada miss dengan orang yang kami titipi tiket sebelumnya. Penyebrangan terancam tertunda sampai besok, hufh.. berita buruk. Detik-detik kebingungan kami, akhirnya jhon dihubungi juga sama orang yang dulu dipeseni tiket dan jam 7 kami harus sudah masuk ke kapal. Dengan lega kami mulai mengatur motor untuk dititipkan ke Sahabat-sahabat PMII Jepara yang kebetulan dari pagi sudah menemani kami di parkiran. Sambil lari-lari kami mulai mengejar waktu karna jam sudah menunjukkan pukul 7, kami sengaja memilih untuk duduk di kapal lantai 3 agar kami bisa memandang laut lepas.
     6 jam lebih penyebrangan, pertama memang sangat menyenangkan. Melihat dataran sampai tak terlihat lagi, dan mulai menyadari kami dikelilingi lautan. Satu persatu tim backpacker mulai tumbang, dari yang mulai tertidur karna tak ada aktifitas yang muntah karna goncangan yang bertubi-tubi.. perjalanan laut yang melelahkan dan menyita banyak energi. Sekitar jam 3 kami sampai di Karimun jawa, tempat yang dinanti.. Ada seorang sahabat lama menyambut kami, Anis beserta suami yang kebetulan tinggal di karimun. Selesai temu kangen, kami lekas berjalan ke ujung dermaga sambil mencari makan, baru beberapa meter kami berjalan hujan deras mengguyur. Hap.. istirahatlah kami di tempat makan, mengisi perut sembari menunggu hujan reda.
     Kapal siap dan kami menyebrang menuju Menjangan Besar, tujuan pertama untuk melepas lelah. Ayo membangun tenda..... Kami membangun tiga tenda, tepat di depan kami ada laut, dan bisakah kalian bayangankan saat kalian membuka mata nanti di pagi hari hal pertama yang kita lihat adalah laut. :D Setelah membangun tenda tak lupa kami mandi, dan What?? sumur yang menyeramkan karena harus melewati pohon-pohon dan lubang-lubang bekas telur penyu, banyak nyamuk dan gelap. Sampai akhirnya Jhon mencarikan kamar mandi yang lebih nyaman digunakan. Kami rombongan 1 (cewek-cewek) berjalan memegangi senter masing-masing berjalan menuju kamar mandi yang ada di seberang, melewati hutan dan meniti kayu yang jadi jembatan antara. Hai, ternyata ada banyak hiu di dekat kamar mandi.. Penangkaran hiu lebih tepatnya, kereeen banget. Kami menikmati pemandangan hiu yang berlalu lalang kesana-kemari, berputar-putar dan jumlahnya banyak.. sampai kemudian kami semua selesai mandi dan kembali ke perkemahan. Kami tak rela menghabiskan malam kami untuk langsung tidur begitu saja, sambil tiduran dipinggir pantai, kami memasak mie, membakar singkong dan kopi, eh bukan kopi karna kami lupa membawa gula.. dan akhirnya menyeduh minuman seadanya, susu sachet coklat di campur bubuk kedelai khas pati (kata aidris, salah satu tim backpaker). Apapun rasanya semua jadi enak, karna memang hanya ada itu. Satu persatu tumbang, istirahat untuk persiapan esok
    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar